huaaaaa ...
semakin hari semakin bingung karena banyak pihak yang ikut berbicara ..
pemilihan judul yang bentrok dengan teman mengawali semua nya ..
hiks
awalnya saya memilih judul " gambaran pengetahuan ibu tentang asi eksklusif " >> bentrok !!
berganti menjadi " hubungan pengetahuan ibu terhadap asi eksklusif dengan pemberian asi eksklusif " >> bentrok !!
putus asa !!
berbelok arah ke ANEMIA ....
setelah membuat BAB 1 anemia ..
menyerahkan pada pembimbing ...
konsultasi .....
akhirnya oleh karena pembimbing melihat saya yang tidak serius dengan anemia , dan lebih tertarik pada dunia asi eksklusif - beliau menyarankan judul Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif :D
waaa ??
faktor-faktor ??
beratt amat :(
tapi akhirnya saya menyetujui judul tersebut dengan batasan penelitian hanya pada pendidikan, pengetahuan dan pekerjaan ibu ....
oke ..
sampai detik ini sudah berjalan di bab 3 ....
sudah konsul ..
sudah revisi ....
kemarin ketika saya PKK 3 diRSUP,, ditanyai judul KTI oleh kakak bidan di ruangan ...
dan ketika saya menjawab faktor-faktor...
wow !!
reaksi mereka adalahh ...
kamu kenapa nyusahin diri sendiri ...
nanti di akhir kamu bakalan susah ...
ambil yang 1 variabel aja ...
ganti judul lain...
tentang ini tentang itu ...
blablablablaaaa ....
okee ! 1 malaman saya gak bisa tidurr ...
terus memikirkan kata-kata kakak bidan tersebut ....
dilema !!
disatu sisi saya yakin saya mampu dan pasti selesai dengan baik !
disisi lain saya juga takut, dan terus berfikir untuk judul lain ....
arghh !!
apa yang harus saya lakukan ????
kemarin , seorang teman juga mengatakan berat banget judul mu ...
jangan bikin susah diri sendiri , blablabla .....
semakin saya pusing di buatnya ....
ya allah ...
waktu begini mepet ,, kenapa malah banyak cobaan nya yaaa .....
bismillahirohmanirohim .....
semoga pilihan saya dan keyakinan saya tepat ...
saya yakin allah akan membantu saya:)
doakan saya yaaaa :D
moga-moga tugas akhir saya sukses :)
Tampilkan postingan dengan label coretan tangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label coretan tangan. Tampilkan semua postingan
Rabu, 18 Mei 2011
Selasa, 15 Maret 2011
segitiga cinta
lelah aku ..
muak rasanya ...
kau dan dia sama saja !
kalian anggap aku perusak segalanya , perusak kebahagiaan kalian ...
kamu !
ingatkah waktu kamu sulit , waktu kamu kecewa dikhianati nya !
aku !!
aku yang rela menjadi pelarian mu , rela kau jadikan tong sampah cerita-cerita pahit mu !!
sekali lagi aku menarik nafas dalam , berat rasanya , emosi ku meluap .. sesak sekali .
hampir saja air mata ini tumpah ,
tapi tidak !
tidak untuk didepan mu !!
" sudah lah , tak ada yang perlu kita bicarakan lagi. aku akan pergi , meninggalkan mu . dan tolong jangan kau cari aku , untuk alasan apapun itu !"
tak kuhiraukan lagi dia..
aku pergi meninggalkan dia, berlariku sembari menarik air mata ....
•.¸¸.•´¯`•.♥.•´¯`•.¸¸.•.
aku arisa ..
dimata kekasihmu , akulah perusak ! sang wanita penggoda ...
tak tahan ..
air mata ku tumpah , bercucuran ...
tuhan ..
begini kah nasib ku ?
cinta ku ?
aku tahu tuhan ,
terkadang cinta memang begitu menyakitkan ....
tapi.....
kenapa harus aku yang meraskan ini ??
mereka kejam tuhan !
sungguh , tak terbesit sedikitpun difikiranku untuk tertawa senang diatas segala masalah yang mereka hadapi ...
justru aku prihatin tuhan !
tapi mengapa mereka tak mengerti ???
mengapa tuhan ??
ku akui di hati ini masih ada cinta untuk dewo ,
tapi aku tak sekejam itu !
telah ku relakan bahagiaku cintaku untuk mereka ...
sekarang mereka mengolok aku ...
hhh ....
perih hatiku ....
ku seka air mataku ,
ku cuci mukaku ,
" bu , risa pengen resign ."
" lho? kenapa nak ? kok mendadak sekali ?"
" nggak mendadak kok bu, sebenarnya ini sudah risa fikir kan sejak lama . risa ingin mencari pengalaman baru bu ,memperbanyak ilmu selagi masih muda - bukan begitu sebaiknya bu?" dustaku ...
" memang sih , bagus punya banyak pengalaman . tapi apa lagi yang kau cari nak? jabatan ? gaji? pengalaman bertahun? ibu rasa sudah cukup. lagi pula kemana kamu akan mencari kerja ? zaman begini susah , semua orang setiap malam bersimpuh berdoa memohon agar tidak termasuk dalam daftar pengurangan pegawai . kamu malah mau resign ?"
" tenang bu , teman risa sudah menawarkan kerja dikantor nya . lumayan bagus bu ! lebih besar dari kantor risa yang sekarang."
" fikirkan baik-baik sebelum kau mengambil keputusan nak . ibu tak bisa berbuat banyak , hanya mendoakan yang terbaik untuk mu "
kupeluk ibu erat-erat , kurasakan kehangatan nya menjalar ditubuhku sedikit meringankan beban perasaanku ...
" terima kasih bu "
•.¸¸.•´¯`•.♥.•´¯`•.¸¸.•.
seminggu sudah aku resign , seminggu juga aku tak bertemu dengan dewo .
ada rindu di dada , tapi ego ku lebih kuat ..
menampik rasa ...
sekuat tenaga berusaha menghentikan luka - menata hatiku ....
" bu arisa berangkat kantor dulu ya ."
" ya nak , hati-hati ya "
keluar dari pagar , ku tuntun mobilku ..
entah kemana , bingung aku mencari pekerjaan ...
hari masih begitu pagi ,
kemana aku harus melangkah ..
oh iya ! citra .. ya citra .. mungkin dia bisa membantuku ....
kuhubungi ponsel citra dan kami janji akan bertemu pada jam makan siang ..
sekarang aku keman ya ?
fikiran ku kalut , sebaik nya aku menenangkan diri ke pantai ....
disini aku sekarang , duduk seorang diri ..
akh , sial !
kenapa aku kembali teringat dewo ...
teringat saat indah ....
" sa , sini donk !duduk nya deketan , coba deh lihat langit malam ini . indah ya .. banyak bintang .... risa , kamu ibbarat bintang .... menyinari aku dalam kegelapan . menuntun aku keluar dari lembah hitam . terima kasih ya risa , untuk semua kebaikan mu , untuk kuping mu yang sudi mengdengarkan aku bercerita dan untuk cinta ini . aku seakan hidup kembali dengan cintamu "
•.¸¸.•´¯`•.♥.•´¯`•.¸¸.•.
hari masih pagi , tapi dewo sudah malas-malasan bekerja. semangat seperti hilang ....
" hoy , wo ! lesu banget muka mu ? kenapa ? merindukan arisa ya " ucap jeki setengan mengejek
" akh , nggak kok jek "
" jak jek jak jek , kamu kira aku tukang ojek ! kerenan dikit napa ? eki kan lebih manis dari pada jek ?"
" nggak cocok sama tampang mu , bagusan jek ! ojek bang ! ke ramayana ya . hahaha "
" sial !"
hhhh....
sepi rasa nya ,
tak lagi dapat kulihat senyum manis diwajah risa - sahabat dan mantan pacarku .
ku ambil hape ku, ku pandangi foto beramai-ramai saat liburan kantor . ada senyum risa disana .....
" hai sayang ! lagi ngapain sih ? kok diem aja ?"
tersentak aku ,
sejak kapan dia datang ?
" eh , kamu sayang . ngapain kesini ? kok tumben sih ?"
" kenapa? nggak boleh ya ?"
" ya boleh donk , bawa apaan kamu ?"
" ini makan siang buat kamu, mami yang memasakan. kamu lagi mandangin apa sih di hape? mandangin foto ku ya ? coba sini aku lihat " ucap nya genit
gelagapan aku segera menutup foto itu, sayang terlambat ....
" kamu diem dari tadi mandangin foto wanita sialan itu ??? "
" siapa sih yang mandangin foto risa ? aku hanya lagi melihat foto liburan bareng anak-anak "
" halah ! tak usah kau bohongi aku ! seberapa penting sih wanita jalang itu di hatimu ? cuma sahabat yang menggrogoti hubungan kita ! masih saja kau rindukan! seharusnya kamu mikir donk perasaan aku !! "
" ssstt , jangan teriak-teriak donk ! ini dikantor , dan semua tak seperti yang kau fikirkan ."
" hubungan kita sudah bertahun ! jangan kau rusak dengan perasaan nggak pentingmu kepada wanita sial itu !"
resti pergi begitu saja meninggalkan aku , aku tak berniat mengejar nya .
malas , aku bangkit dari tempat duduk - berjalan ke pantri , lebih baik aku ngopi saja .
•.¸¸.•´¯`•.♥.•´¯`•.¸¸.•.
Jam istirahat sebentar lagi , aku bersiap ke kantin .
Hmh .. aku rindu teman-teman di perusahaan yang dulu . makan siang bersama tertawa bersama , dan terkadang malah mendengarkan dewo bercerita .
Hah ! kenapa musti dewo lagi yang teringat ??
Dulu, risa dan dewo teman sekantor . disana mereka mulai bersahabat , berbagi cerita satu sama lain. Hingga saat dewo ditinggalkan , dikhianati oleh resti - perasaan risa berubah . awal nya iba, lama kelamaan karena sering bersama dengan dewo – cinta tumbuh begitu saja .
Dan tanpa diduga , dewo pun menyambut baik cinta risa. Hingga akhir nya suatu ketika dewo menyatakan cinta pada risa . semua berjalan damai, begitu indah !
Memang , risa tak menutup mata – bahwa jauh dilubuk hati dewo , masih ada resti masih menginginkan resti.
Semuanya hancur , ketika tiba-tiba resti datang pada dewo, berkeluh kesah bahwa ia telah meninggalkan kekasih barunya – demi kembali pada dewo .
Semenjak hadir nya resti dikantor , untuk menemui dewo . hubungan risa dan dewo sedikit renggang . sering risa menangis , menahan rasa! Menutup mata akan kenyataan dan terus berharap bahwa dewo telah melupakan cinta nya pada resti.
Nyata nya tak begitu ,
Suatu malam dewo datang ke rumah risa .
“ sa, maaf datang malam-malam. Ada yang ingin aku bicarakan dengan mu.”
“ nggak apa-apa kok, aku juga ingin berbicara tentang kita . ayo, kamu duluan yang bicara wo …”
“ begini sa, aku mohon maaf sekali. Aku harus jujur pada mu , ku tahu pasti semua ini menyakitkan ….”
Dewo terhenti, dan mata risa mulai berkaca-kaca …
“ aku ingin menyudahi hubungan kita sa. Aku ingin kembali pada resti. Aku masih sangat mencintainya . aku harap kamu mengerti, dan aku berharap kita masih bisa menjadi teman baik ya sa.”
Kelu , tak mampu berucap…
Risa menatap tak percaya , ya tuhan ! kenapa yang kutakutkan justru terjadi ?
Air mata tertahan ,
Dewo menarik risa dalam pelukannya , dan mengecup dahi risa ..
“ terimakasih untuk hal-hal indah , aku permisi pulang ya. Sudah malam.”
•.¸¸.•´¯`•.♥.•´¯`•.¸¸.•.
siang ini begitu panas , mentari sungguh tak bersahabat .
membuat dewo yang tadi nya hendak makan siang di kantin - mendadak mengganti menu dengan rujak buah . dan untuk itu dewo harus rela keluar gedung perkantoran .
letak penjual rujak tersebut tak jauh dari kantor, ada disebrang jalan ..
lalu lalang kendaraan lumayan ramai , maklum jam makan siang ...
dengan berjalan kaki dewo menyebrangi jalan , dan tanpa disadari ....
terdengar bunyi klakson mobil dan rem berdencit kuat .....
sesaat dewo menoleh ,
bukan main terkejut , saking terkejutnya ia tak sempat mengelak ...
kecelakaan itu begitu cepat terjadi ,
tubuh dewo dihantam mobil - sangat kuat , terlempar kesamping ....
•.¸¸.•´¯`•.♥.•´¯`•.¸¸.•.
disini dewo sekarang - di ruang rawat inap, beberapa jam lalu dia menjalani operasi ...
kaki nya patah , dan terdapat luka disana sini...
dewo tak begitu ingat bagaimana kejadian setelah dia tertabrak , termasuk tidak tahu bagaimana ia sampai dirumah sakit ...
" yang , kamu mau apa ? haus ? laper ?"
" nggak ... " ucap dewo lirih
" trus apa yang kamu rasain yang ? dimana yang sakit ? mau aku pijitin ?"
" nggak usah , makasih .."
" duh kok makasih segala sih yang , kan memang udah seharusnya aku sebagai pacar kamu nemenin kamu ,, nolongin kamu. ngejagain kamu ... "
" tolong tinggalin aku sendiri ... aku mau istirahat "
" loh kok gitu sih yang ? terus ntar kalo kamu butuh apa-apa siapa yang nolongin kalo bukan aku ??
tak ada jawaban ..
dewo hanya diam , fikiran nya seperti tak di sini .....
" udah deh res, kita keluar aja dulu yuk . dewo masih kaget mungkin? jadi butuh menenangkan diri "
" gak bisa donk jek , aku harus nemenin dewo "
" udah ayo kita kekantin aja ..." ucap jeki sembari menarik resti keluar dari ruangan dewo ....
sepeninggal jeki dan resti , dewo terlihat melamun ...
entah apa yang sedang difikirkan nya ....
•.¸¸.•´¯`•.♥.•´¯`•.¸¸.•.
Terkejut arisa mendengar berita tersebut . . .
Tanpa disadari air matanya tumpah . .
Tubuh nya berguncang. . .
Tak ada suara . . .
Hanya isakan . . .
Ya tuhan . .
Cobaan apa lagi yang menimpa dewo ?
Aku harus bagaimana ini . . .
Aku sungguh ingin menjenguknya . .
Tapi . . .
Nggak mungkin . .
Aku nggak mau melukai hatiku lebih dalam lagi, melihat nya sama saja membuka kembali luka ku . . .
Dan . .
Aku kan sudah memutuskan untuk tak menemui dewo . .
Lagi pula . .
Pasti dewo tak membutuhkan ku, karna sudah ada resti - kekasih yang dicintainya bahkan saat dewo menjadi kekasihku hanya resti lah yang ada di hati nya . . .
Hahh. . .
Arisa menyeka air mata, bangkit dari tempat tidur . .
Memasang wajah ceria , sembari men0nt0n televisi . .
Seolah tak terjadi suatu apapun . .
Padahal jauh di dasar hati arisa, ia gelisah . .
Ingin tahu k0ndisi dewo, tapi ia juga tak ingin menemui dewo . .
•.¸¸.•´¯`•.♥.•´¯`•.¸¸.•.
Dikantor nya , arisa bukan sedang tekun mengerjakan tugas nya didepan komputer . Memang mata nya tertuju pada layar monitor , tapi otak nya jauh melayang kerumah sakit .
Tak dapat dipungkiri , arisa masih sangat mencintai dewo . Sekuat apa pun arisa menolak , sekuat itu pula cinta untuk dewo hadir bertubi - tubi dalam hatinya .
" Duh , aku nggak konsen banget cit .. "
" Knapa sa ? Ada masalah ?"
" Nggak sih , nggak ada apa- apa . "
" Masa nggak ada apa-apa kamu sampe ga konsen gitu sa ?"
" Hmmh .. Sebener nya .. Sebener nya ini tentang dewo ... "
" Dewo ?? Mantan mu itu ?? "
" Iyaaa .. "
" Memangnya ada apa dengan dewo ? Dia minta kamu balik sama dia ?? "
" Hah ? Oh .. Bukan . Bukaan . Emmm.. Dewo kecelakaan cit . " Lemah terucap dari bibir arisa
" What ?? Kecelakaaann ?? Kapan ?? Parah ?? Kamu udah jenguk sa ?? "
" Itu dia masalah nya cit . Menurut kamu sebaik nya aku jenguk dia nggak ya ? Jujur , aku khawatir banget. Malah , aku sampai nggak bisa tidur mikirin dewo "
" Ya jenguk aja donk sa, nggak ada salah nya kan sa. "
" Iya sihh , cuma .. Aku takut cit .. "
" Takut knapa saa ?? "
" Takut .. Aku .. Aku takut nggak bisa ngontrol perasaan ku .. "
" Ah udah deh sa, ga usah dipusingin dulu soal mengontrol perasaan . Kamu penasaran kan ? Pengen tahu kondisi nya ? Udah jenguk aja "
" Tapi .. Apa resti gak ngamuk kalo aku jenguk dewo ?? "
" Udah deh sa , ga usah fikirin ini itu . Kalo perlu kamu aku temenin jenguk dewo sehabis jam kantor "
Bimbang arisa memutuskan akan pergi atau hanya menanyakan kondisi dewo kepada jeki ...
•.¸¸.•´¯`•.♥.•´¯`•.¸¸.•.
bersambung
Sepenggal kisah - tamat :)
Lidah ku kelu , angin seperti menghilang begitu saja dan jam pun berhenti berdentang . .
Sungguh aku tak mengerti , aku terkejut dan kecewa . .
Telah ku gantungkan harapanku padamu , dan kini kau bilang " kita tidak ada harapan " . .
Lambat aku mencerna arti kata itu , oh mungkin kah artinya kita harus berpisah ?
" cia , aku mencintaimu . Tapi kita tidak ada harapan "
kata-kata itu terus terngiang di telingaku, berputar di otak ku . . .
" Kenapa ? kenapa kau berucap demikian?" lirih terucap dari bibir ku . . .
Namun tak ada jawaban disana.
Ardi hanya memelukku sambil berbisik " ciara, aku tak bermaksud melukaimu tapi aku bicara apa adanya.
Lihatlah sudah berapa tahun hubungan kita? Tapi tak ada restu disana . "
air mataku mengalir deras, dadaku bergemuruh , sesak rasanya !
" apa kita akan hidup bersama tanpa restu cia? Tidak kan? Kau tak ingin kan jika hidup kita tak bahagia ?"
(¯`*•.¸,¤°´`°¤,¸.•*´¯)
Disini aku sekarang , duduk termangu di sudut ruangan ..
Air mata ku tak henti menetes ,
Fikiranku melayang entah kemana …
Tiba- tiba sekelebat bayangan muncul di otak ku , mengingatkan ku pada kisah indah dahulu ..
“ ardi … ardi … kamu nggak apa-apa ??” ucapku cemas …
ketika kami sedang berjalan bersama , tiba-tiba ardi tersandung dan jatuh ..saat aku berjongkok hendak menolong ardi , dia mendongak dan menarik tangan ku .. digenggam nya tangan ku seraya berkata " ciara , mau kah kau menjadi kekasih ku ... menjadi bunga di taman hatiku yang gersang ini ??" . bukan main aku terpana ....
aku tak bisa membohongi hatiku , lalu tanpa pikir panjang aku mengangguk dan tiba-tiba ardi mengeluarkan sebuah kotak berisi cincin - begitu manis - lalu disematkan dijariku .....
ia mengecup lembut jemariku .....
(¯`*•.¸,¤°´`°¤,¸.•*´¯)
Hari - hariku terasa hampa . .
Perih masi begitu lekat . .
Hari ini aku tidak masuk kerja, dengan alasan sakit !
Haha, aku tak berdusta bukan?
Aku memang sakit ! Tepatnya Hatiku yang sakit !
Kadang aku berfikir dan bertanya kenapa orang tua ku begitu jahat ? Dimana kata orang yang menyebutkan orang tua selalu menginginkan anak nya bahagia ?!
Haah! Dimana ?!
Nyatanya gara-gara tak kunjung memberikan restu , gara-gara ke egoisan orang tua - aku merana !!
Yaa . .
Aku menderita . . .
(¯`*•.¸,¤°´`°¤,¸.•*´¯)
Jauh di ujung sana, ardi sedang bergelut dengan fikiran dan perasaannya .
Aku ingat wajah nya, ia sangat terkejut dan pastinya kecewa dengan keputusanku .
masih kurasakan basah air mata nya didadaku .....
Maafkan aku ciara . .
Aku melakukan ini demi masa depan mu . .
Aku sadar , apa yang di ucapkan ibu mu benar cia !
Aku hanya lelaki yang berm0dal cinta . .
Lihat !
Hingga sekarang aku belum berkerja. .
Akan ku beri apa kau? Jika kita bersama?
Tapi cia , akan kubuktikan pada ibumu ! Aku mampu dan pantas menjadi pendampingmu .
Kelak jika aku telah berhasil, aku kan datang !
Tapi . . . .
Apa kau masi mau menerimaku cia? Setelah ku lukai hatimu dengan keputusanku ??
(¯`*•.¸,¤°´`°¤,¸.•*´¯)
Ciara memandangi udangan ditangan nya . .
Tiga tahun sudah berlalu , luka ku sedikit demi sedikit memudar .
Dulu aku merasa semua tidak adil ..
Kini aku tak mau terpuruk , aku berusaha realistis !
Aku anggap saja, jodoh ku dengan ardi memang cuma sampai hari itu .
Ku simpan kenangan indah kami rapat-rapat dibilik tersendiri di hatiku . .
Dan ku tatap hariku !
Berharap tuhan akan memberikan yang terbaik .
Kembali aku teringat saat aku menyalahkan orang tua ku atas apa yang terjadi . .
Oh ! Sungguh durhakanya diriku . .
Ibu . .
Ayah . .
Maafkan aku !
Menetes air mataku . .
Ketokan pintu mengejutkan aku , dan buru-buru kuhapus air mataku .
" ya , siapa ? "
" sedang apa kamu ? Bukakan pintunya nak "
(¯`*•.¸,¤°´`°¤,¸.•*´¯)
penumpang yang terhormat , kita telah sampai di bandara hang nadim .
Ardi menghirup udara malam sedalam dalam nya .
Sudah lama aku tak menjejakan kaki di kota ini ! Ya - batam , kira-kira hampir 3 tahun aku meninggalkan kota dan cintaku . . Hari ini aku kembali , membawa kesuksesan !
Tak sia sia aku merantau ke jakarta , kini akan kubuktikan pada ibu ciara bahwa aku bukan ardi yang dulu ! Dan aku pantas mendapatkan ciara . .
Hmh. . Mengingat ciara , membuat aku semakin rindu dan tak sabar ingin berjumpa . .
Ardi begitu merindukan ciara, selama ini tak ada wanita yang menggantikan posisi ciara di hatinya . .
Sayang, ardi tak sadar - semua telah berubah !
Ke esokan harinya, ardi segera ke rumah ciara . .
Sepanjang perjalanan, ardi terus tersenyum membayangkan betapa bahagia ciara jika ia datang membawa cinta yang telah terbina sejak duduk di kelas 2 SMA . .
Setibanya di rumah ciara, ardi melihat ada tenda di sana sini . . Kursi berjejar rapi . .
Tanpa berfikir , ardi bergerak masuk ke halaman rumah ciara . .
" sah ? "
" sah ! "
" alhamdulillah "
bukan main terkejutnya ardi , ia berdiri mematung di depan pintu . Tak percaya dengan pemandangan di depan nya. .
" ciara . ." desahnya lirih . .
Ardi berbalik badan dan pergi dengan hati yang hancur !
Di dalam taxi , ardi masih membeku ! Fikiran nya kacau balau . .
Sia sia semua pengorbanan ku !
Ciara kau begitu tega !
Kau hianati cinta kita !
sesaat kemudian , setelah meruntuki dirinya dan cintanya ....
Ardi Tersentak kembali terlintas di otaknya kisah saat dia harus melepaskan ciara .
Ya tuhan,
bodoh nya aku !
Ini bukan salah ciara !
Aku tak pernah memberikan janji apapun, tidak untuk meminta ciara menungguku . . .
Ciara tidak salah !
Ya tuhan,
jika memang ini jalanMu ,
ini takdir mu ,
Berikan ciara kebahagiaan . . .
Dan beri aku kekuatan . .
Tuhan. .
Sungguh berat rasanya ,
tapi tuhan . .
Aku ikhlas kan ciara bahagia bersama lelaki pilihan Mu. . .
Langganan:
Postingan (Atom)