Pertahanan tubuh merupakan suatu sistem kekebalan tubuh yang terdiri dari suatu sistem interaksi yang kompleks yang mempunyai tujuan untuk menidentifikasi adanya mikroba yang masuk kedalam tubuh ( antigen ). Tubuh manusia setelah kemasukan suatu mikroorganisme akan mengadakan suatu perlawanan yang disebut respon imun. Didalam tubuh akan berkembang sistem imun yang menghasilkan molekul protein yang disebut antibodi, antibodi bersifat spesifik untuk sel tertentu dan mempunyai tujuan fasilitas eliminasi benda asing. Antibodi ini biasanya dimasukkan kedalam tubuh manusia terutama bayi dan balita sehingga diharapkannantinya dapat membentuk antibodi. Didalam tubuh manusia terdapat dua sistem pertahanan yaitu sistem pertahanan tubuh hormonal dan sistem pertahanan celuler. Sistem pertahanan tubuh hormonal dan sistem Immunoglobulin terdiri dari Ig A, Ig M, Ig G, Ig E, dan Ig D yang menghasilkan Cell Memory.
Tampilkan postingan dengan label anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anak. Tampilkan semua postingan
Kamis, 25 April 2013
ASUHAN KEBIDANAN ANAK SEHAT KOMPREHENSIF PADA An “ F ” USIA 36 BULAN DENGAN DDTK
Mengingat jumlah balita di indonesia sangat besar yaitu sekitar 10% dari seluruh populasi, maka sebagai calon generasi penerus bangsa, kualitas tumbuh kembang balita indonesia perlu mendapat perhatian serius yaitu mendapat gizi yang baik, stimulasi yang memadai serta terjangkau oleh pelayanan kesehatan berkualitas termasuk deteksi dan intervensi dini penyimpangan tumbuh kembagn. Kegiatan stimulasi, deteksi dan intervensi dini penyimpangan tumbuh kembang yang meyeluruh dan terkoordinasi diselaneggarakan dalam bentuk kemitraan antara keluarga. Masyarakat organisasi profesi dan tenaga profesional yang dapt meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak usia dini dan kesiapan memasuki jenjang pendidikan.
Selasa, 23 April 2013
ASUHAN KEPERAWATAN ANAK SAKIT KOMPREHENSIF PADA By “ A ” DENGAN VAKUM EKSTRAKSI DIRUMAH SAKIT UMUM
Ekstraksi vakum merupakan tindakan untuk melahirkan bayi dengan ekstraksi menggunakan tekanan negatif dengan alat vakum. Teknik melahirkan bayi menggunakan alat vakum yang telah diperkenalkan sejak tahun 1840 oleh Simpson, dan model alat ini terus berubah demi mengurangi resiko pada bayi yang diperkenalkan Malmstrom tahun 1954. Prinsip kerja alat ekstraksi vakum adalah adalah dengan memberikan tekanan negatif sehingga akan membentuk caput dikulit kepala bayi yang berguna sebagai tempat tarikan saat ibu mengejan. Persalinan yang didapat dari WHO kejadian ekstraksi vakum berkisar antara 38% dan pervaginam berkisar 22% pada presentase belakang kepala. Alasan pemilihan alat ekstraksi vakum adalah untuk menghindari tingginya angka operasi SC yang membutuhkan biaya relatif lebih besar dan resiko dari tindakan operasi terhadap ibu dan janin bila dibandingkan dengan tindakan ekstraksi vakum.
Label:
anak,
Asuhan,
keperawatan,
rumah sakit,
Sakit,
vakum
ASUHAN KEPERAWATAN ANAK SAKIT KOMPREHENSIF PADA An “ S ” UMUR 5 TAHUN DENGAN TETANUS
1.1 Latar Belakang
Tetanus adalah salah satu penyakit yang paling berisiko menyebabkan kematian bayi baru lahir maupun anak-anak. Tetanus disebabkan oleh hasil Clostradium Tetani. Data organisasi kesehatan dunia ( WHO ) yang menunjukkan kematian akibat tetanus dinegara berkembang adalah 135 kali lebih tinggi dibandingkan negara maju.
1.2 Tujuan
1.2.1 Tujuan Umum
Diharapkan mampu melakukan asuhan Keperawatan yang tepat.
1.2.2 Tujuan Khusus
Diharapkan mahasiswa mampu melakukan:
1. Pengkajian
2. Identifikasi
3. Menentukan intervensi dan rasionalnya
4. Melakukan implementasi
5. Mengevaluasi asuhan yang diberikan
1.3 Metode Penulisan
Tekhnik memperoleh data (Studi pustaka, praktek langsung), bimbingan dan konsultasi.
Tetanus adalah salah satu penyakit yang paling berisiko menyebabkan kematian bayi baru lahir maupun anak-anak. Tetanus disebabkan oleh hasil Clostradium Tetani. Data organisasi kesehatan dunia ( WHO ) yang menunjukkan kematian akibat tetanus dinegara berkembang adalah 135 kali lebih tinggi dibandingkan negara maju.Tujuan asuhan keperawatan yaitu memberikan asuhan yang memadai pada pasien penderita Tetanus serta mencegah terjadinya komplikasi yang mungkin terjadi seminimal mungkin.
1.2.1 Tujuan Umum
Diharapkan mampu melakukan asuhan Keperawatan yang tepat.
1.2.2 Tujuan Khusus
Diharapkan mahasiswa mampu melakukan:
1. Pengkajian
2. Identifikasi
3. Menentukan intervensi dan rasionalnya
4. Melakukan implementasi
5. Mengevaluasi asuhan yang diberikan
1.3 Metode Penulisan
Tekhnik memperoleh data (Studi pustaka, praktek langsung), bimbingan dan konsultasi.
Jumat, 19 April 2013
Pentingnya Kesehatan Anak
Pentingnya Kesehatan Anak
- Kesehatan semasa kecil menentukan kesehatan waktu dewasa, berarti mempersiapkan generasi sehat.
- Membina kesehatan anak dapat dilakukan oleh petugas kesehatan, ayah, ibu, saudara.
- Anak harus belajar menjaga kesehatannya seperti : memotong kuku, menggosok gigi, mandi dengan sabun, mencuci rambut, mencuci tangan, mengenakan pakaian sendiri.
Pertumbuhan bayi dan anak balita
- Anak sehat bertambah umur, bertambah berat.
- Cara mudah untuk mengetahui pertumbuhan anak dengan menimbang setiap bulan.
- Gangguan Gizi dan Gangguan kesehatan pada anak
- Ancaman terhadap kesehatan anak datang dari gangguan gizi anak dan penyakit anak.
- Kelainan gizi terjadi karena rendahnya mutu dan jumlah makanan serta gangguan penyerapan makanan anak.
Penyakit-Penyakit Kurang Gizi
- Kurang Energi Protein (KEP)
- Kekurangan vitamin A
- Kurang darah
- Kekurangan Yodium
Minggu, 27 Mei 2012
SASARAN MDGS DI INDONESIA
1.
Target MDGs hingga tahun 2015 maksimal 58 per 1000 kelahiran. Di Indonesia setiap 1.000 kelahiran, 40 diantaranya akan meninggal sebelum berusia 5 tahun. Sepertiga kematian bayi terjadi pada bulan pertama setelah kelahiran, 80 persen diantaranya terjadi pada minggu pertama.
Menurunkan angka kematian anak
a. Target untuk 2015 adalah mengurangi dua per tiga tingkat kematian anak-anak usia di bawah 5 tahun
b. Perubahan perilaku masyarakat yang paling rentan terhadap kamatian bayi.
Hal tersebut termasuk peningkatan pengetahuan keluarga tentang status kesehatan dan nutrisi, serta pemberitahuan mengenai jangkauan dan macam pelayanan yang dapat digunakan.
Penurunan angka balita gizi buruk karena pada saat Musrenbang banyak usulan dari desa dan kecamatan yang meminta tambahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita yang mendekati kurang gizi, sehingga tidak sampai terjadi kasus gizi buruk pada balita.
c. MUNISASI
salah satu bagian terpenting dari Program Nasional Bagi Anak Indonesia adalah menurunkan angka kematian bayi dan balita. Imunisasi merupakan salah satu upaya yang terbukti efektif secara ilmiah untuk pencegahan penyakit infeksi berat, disamping pemberian air susu ibu selama 6 bulan, nutrisi seimbang, peningkatan higiene perorangan dan lingkungan yang juga merupakan kebutuhan dasar kesehatan anak secara umum yang harus dipenuhi. Secara global kita diminta untuk memberikan imunisasi secara lengkap kepada anak dibawah usia 1 tahun sebesar 90% coverage nasional. Agar upaya tersebut berhasil tentunya diperlukan (1) assessment terhadap performance, kualitas, dan safety strategi imunisasi melalui berbagai indikator, survelens epidemiologi, konfirmasi laboratorium, serta impact pada negara terkait, dan (2) assessment dari penyakit yang dapat dicegah oleh imunisasi saat ini dan akan datang, baik dalam hal penyakitnya, kematian, dan kecacatan, bahkan masalah ekonomi.
d. JAMPERSAL
Penurunan angka balita gizi buruk karena pada saat Musrenbang banyak usulan dari desa dan kecamatan yang meminta tambahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita yang mendekati kurang gizi, sehingga tidak sampai terjadi kasus gizi buruk pada balita.
c. MUNISASI
salah satu bagian terpenting dari Program Nasional Bagi Anak Indonesia adalah menurunkan angka kematian bayi dan balita. Imunisasi merupakan salah satu upaya yang terbukti efektif secara ilmiah untuk pencegahan penyakit infeksi berat, disamping pemberian air susu ibu selama 6 bulan, nutrisi seimbang, peningkatan higiene perorangan dan lingkungan yang juga merupakan kebutuhan dasar kesehatan anak secara umum yang harus dipenuhi. Secara global kita diminta untuk memberikan imunisasi secara lengkap kepada anak dibawah usia 1 tahun sebesar 90% coverage nasional. Agar upaya tersebut berhasil tentunya diperlukan (1) assessment terhadap performance, kualitas, dan safety strategi imunisasi melalui berbagai indikator, survelens epidemiologi, konfirmasi laboratorium, serta impact pada negara terkait, dan (2) assessment dari penyakit yang dapat dicegah oleh imunisasi saat ini dan akan datang, baik dalam hal penyakitnya, kematian, dan kecacatan, bahkan masalah ekonomi.
d. JAMPERSAL
Latar belakang lahirnya JAMPERSAL tidak lepas dari kewajiban pemerintah oleh AMANAT UU 40 tahun 2004 yang meharuskan pemerintah menjamin kesehatan seluruh masyarakatnya termasuk rakyat tidak mampu dan miskin dan mengurangi angka kematian Ibu dan Bayi.yang juga memiliki substansi yaitu pemerintah harus menjaimin hidup sehat bagi seluruh masyarakatnya. Jampersal dapat di rasakan masyarakat tidak mampu di rumah sakit pemerintah dan swasta kelas 3 mulai tahun 2011. Tujuan utama dari JAMPERSAL adalah untuk meningkatkan akses terhadap pelayanan persalinan yang dilakukan oleh dokter atau bidan dalam rangka menurunkan AKI dan AKB melalui jaminan pembiayaan untuk pelayanan persalinan.
e. Pemerintah Indonesia tahun 2012 akan melaksanakan Program Emas atau Expanding Maternal and Newborn Survival yang bekerja sama dengan pemerintah Amerika Serikat. Program ini untuk menurunkan angka kematian ibu melahirkan yang masih tinggi di Indonesia.
Langganan:
Postingan (Atom)

