Tampilkan postingan dengan label penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penyakit. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 April 2013

BERBAGAI PENYAKIT LANSIA

YG UMUM DIKELUHKAN DI POJOK GIZI
  1. REMATIK
  2. HIPERTENSI
  3. JANTUNG KORONER
  4. DIABETES
  5. OSTEOPOROSIS
  6. MALNUTRISI
  7. KATARAK
  8. ANEMIA
  9. ANOREKSIA

REMATIK (RADANG SENDI /ARTRITIS)

  • Keluhan yg umum : sendi & alat gerak terasa nyeri, rasa kaku dan lemah
  • Disarankan tdk terlalu banyak melakukan aktivitas yg membebani anggota badan. Penderita gemuk perlu menurunkan BB.

HIPERTENSI

  • Studi menunjukkan sejitar 40 % penderita hipertensi memiliki kadar kolesterol tinggi
  • Beberapa faktor penyebab : keturunan, suka makanan asin, BB lebih, kurang aktifitas fisik dan faktor mental (stress)

JANTUNG KORONER

  • Beberapa penelitian menunjukkan  kadar kolesterol darah begitu kuat pengaruhnya terhadap resiko terkena jantung koroner
  • Radikal bebas mengubah lemak LDL di dlm dinding pembuluh darah  menjadi lemak busuk. Plak


DIABETES MELITUS
Kecenderungan diabetes mulai meningkat pd usia 30 tahun
Gejala Khas : - Trias poli (poli uria, polidipsia, polifagia)
                           - Lemas, BB turun, dan sering kesemutan


Kamis, 18 April 2013

ASKEB DIARE

Latar Belakang
Indonesia salah satu Negara berkembang, penyakit yang banyak diderita masyarakat terutama balita / anak-anak adalah diare. Masyarakat sering menyepelekan penyakit diare. Diare dianggap sebagai penyakit biasa yang tidak membutuhkan penanganan khusus, padahal apabila mereka tahu betapa bahayanya diare apabila dibiarkan dan tidak segera diobati.
Diare dapat disebabkan oleh beberapa factor, antara lain: karena adanya ketidak seimbangan pengangkutan air dan electrolit, terjadi absorbsi, secresi cairan dan elektrolit, terjadi kerusakan mukosa usus yang berkepanjangan dan masih lagi factor penyebab lainnya. Gejala yang mungkin timbul dapat berupa BAB cair, kembung, panas, nyeri perut dan muntah. Apabila diare ini dibiarkan dapat menyebabkan dehidrasi, untuk itu penyakit diare tidak bisa dianggap penyakit biasa, diharapkan apabila menderita diare langsung datang kepelayanan kesehatan agar tidak terjadi komplikasi.


Waspada Kanker Serviks Sejak Dini...!!!


Penyakit akibat tumor ganas pada daerah mulut rahim sabagai akibat dari adanya pertumbuhan jaringan yang tidak terkontrol dan merusak jaringan normal di sekitarnya.

FAKTOR PENYEBAB

  • Multi paritas
  • Kawin kurang di usia < 16th
  • Jarak kehamilan terlalu dekat
  • Berganti-ganti pasangan sex
  • Wanita terserang virus HPV (Human Papiloma Virus tipe 16 & 18)
  • Pasangan yang suaminya tidak di sunat
  • Social ekonomi yang rendah
  • Merokok dan penggunaan AKDR
  • Perangsang karsinogenik
  • Genetic

TANDA DAN GEJALA

  • Perdarahan per vaginam
  • Keputihan yang berbau
  • Nyeri perut bagian bawah
  • Nyeri pasca senggama
  • Terjadi penurunan berat badan


PENANGANAN

  • Penanganan kanker serviks tergantung pada stadiumnya, yaitu :
  • Stadium I A – II A : Histerektomi
  • Stadium IIB, III, dan IV : Radiasi
  • Kemoterapi adalah penatalaksanaan kanker untuk membunuh sel kanker dan menghambat perkembangannya.

 PENCEGAHAN

  • Hindari berganti-ganti partner sex
  • Hindari berhubungan sex terlalu dini
  • Hindari merokok
  • Lakukan pap smear secara rutin
  • Lakukan vaksinasi HPV
  • Berperilaku hidup sehat

Senin, 15 April 2013

TANDA DAN GEJALA HEPATITIS B



Hepatitis B Masih Tetap Merupakan Masalah Kesehatan Masyarakat Yang Cukup Serius Terutama Di Negara Berkembang. Saat Ini Diperkirakan Jumlah Pengidap Hipatitis B Telah Mencapai Lebih Kurang 300 Juta Di Seluruh Dunia Dan Sekitarnya 75 % Diantaranya Bermukim Dikawasan Asia Pasifik. Jumlah Ini Dari Tahun Ke Tahun Semakin Meningkat.


Who Menyusun 3 Kelompok Negara Berdasarkan Angka Prevalensi Pengidap Hepatitis B, Yaitu:  Prevalensi Rendah ( 0,2 – 1,5 % ) Sedang (2 – 7 %), Dan Tinggi (8 – 20%). 
Indonesia Termasuk Antara Prevalensi Sedang Sampai Tinggi (3,5 – 20%)
Variasi Besar Ini Dimungkinkan Karena Negara Kita Terdiri Dari Beribu-Ribu Kepulauan Yang Terbesar Dan Dari Berbagai Kelompok Etnik.

APAKAH TANDA DAN GEJALA HEPATITIS B ?
Pada Umumnya Tidak Timbul Gejala
Nafsu Makan Hilang
Jaundice (Kulit Dan Selaput Mata Kuning)
Air Seni Berwarna Seperti Teh
Tinja Berwarna Pucat
Demam, Menggigil, Nyeri Otot Dan Sendi Seperti Kena Flu
Mual Dan Kadang-Kadang Muntah
Nyeri & Bengkak Pada Sisi Kanan Atas Perut (Lokasi Hati)
Lesu, Letih, Lelah
Selera Merokok Hilang

3 macam Lansia


1. Lansia yang sehat wal-afiat lahir dan batin (Succesful aging)
2. Lansia yang biasa2 saja (tidak sakit tapi lemah karena usia (Usual aging)
3. Lansia yang sakit, lemah dan perlu bantuan orang lain (Morbid aging).

Successful Aging

  • Lansia yang tidak menunjukkan karasteristik penuaan, al.:                                                                                          

        1. Tidak ada penyakit/ faktor resiko penyakit
        2. Fungsi fisik/ intelektual terpelihara
        3. Tetap aktif dalam kehidupan sehari-hari dan bermanfaat bagi sekitarnya.
            “Sehat wal afiat lahir batin”              

Usual Aging

  • Lansia yang memiliki karakteristik penuaan, mengalami penurunan fungsi normal organ, sosial, kognitif.
  • Ditandai: Kemunduran fungsi organ tubuh secara perlahan-lahan     (1%/ tahun sejak usia 30).

Morbid Aging

  • Yaitu Lansia yang sakit
  • Sangat tergantung padad keluarga atau orang lain yang mendampinginya, tidak dapat berdikari.
  • Meningkatkan beban/ belanja keluarga.


Minggu, 14 April 2013

BAGAIMANA CARA PENULARAN VIRUS HEPATITIS B ?


Virus Hepatitis B Ditemukan Dalam Darah, Air Ludah, Cairan Mani, Air Seni, Tinja, Dan Berbagai Cairan Tubuh Penderita Hepatitis B.

Anda Dapat Mengidap Hepatitis B Melalui / Akibat :
Hubungan Seksual Dengan Penderita.
Menggunakan Alat-Alat Yang Tercemar/Bekas Menyuntik, Tindik Telinga, Akupuntur Ataupun Tatto.
Barang-Barang Yang Dipakai Bersama Penderita Dan Dapat Melukai Kulit, Seperti : Sikat Gigi, Alat Pencukur,  Sisir, Atau Gunting Kuku.
Bersentuhan Dengan Cairan Tubuh Atau Getah Tubuh Penderita Melalui Luka-Luka Di Kulit Atau Selaput Lendir Mata Dan Mulut.
Lahir Dari Ibu Yang Menderita Hepatitis B.

APA YANG PERLU ANDA LAKUKAN TERHADAP PAKAIAN, TUMPAHAN DARAH ATAUPUN ALAT MAKAN YANG TELAH DIGUNAKAN OLEH PENGIDAP ?

Virus Hepatitis B Dapat Dimusnahkan Dengan :
Air Mendidih
Sabun Deterjen Seperti “Chlorox”

Alat-Alat Makan Pribadi Pengidap Harus Dibersihkan Dengan Cara Seperti Di Atas.

Jumat, 12 April 2013

Bagaimana Pencegahan Penyakit Hepatitis B ?

Hepatitis B Dapat Dicegah Dengan Imunisasi Yang Menggunakan Vaksin Dengan Efektifitas Tinggi & Ditoleransi Dengan Baik Yang Sudah Tersedia Di Pasaran.Bayi Dan Anak-Anak Harus Divaksinasi Sedini Mungkin.Para Remaja Ataupun Dewasa Muda, Dimana Hasil Pemeriksaan Darahnya Tidak Menunjukkan Adanya Infeksi Virus Hepatitis B, Harus Segera Divaksinasi.

Manfaat Yang Didapat Segera Sesudah Vaksinasi Adalah Terlindungnya Tubuh Dari Infeksi Hepatitis B, Infeksi Delta Dan Gejala-Gejala Yang Menyertainya, Ditambah Manfaat Jangka Panjang Yaitu Berkurangnya Risiko Menderita Kanker Hati.

Apakah Akibat Sampingan Vaksin Hepatitis B ?
Akibat Sampingan Sangat Ringan, Rasa Nyeri Di Tempat Suntikan, Kemerahan, Dan Kadang-Kadang Dapat Timbul Demam Ringan.Gejala-Gejala Ini Jarang Trjadi Dan Akan Sembuh Sendiri Dalam Beberapa Hari.

Hubungilah Dokter Yang Akan Memberikan Saran Dan Kepastian 
Perlu Tidaknya Anda Divaksinasi.

Tujuan Imunisasi Terhadap Infeksi Hepatitis B
Tujuan Utama Vaksinasi Terhadap Infeksi Hepatitis B Adalah Mencegah Penularannya :
Mencegah Serangan Hepatitis Akut 
Mencegah Infeksi Kronik / Status Pengidap Dengan Segala Akibatnya.
Mencegah Penyebaran / Transmisi Di Lingkungan Sekitarnya.

Senin, 14 Mei 2012

Manfaat Sinar Matahari

Matahari sangat bermanfaat untuk kehidupan kita, dimana dalam jumlah yang tidak berlebihan, siar matahari atau UltraViolet ( UV ) berguna bagi tubuh, antara lain untuk meembentuk vitamin D dari Provitamin D agar tulang tidk kropos, membentuk tirosin menjadi melanin sehingga kulit berwarna dan mampu membunuh bakteri jahat yang dapat menyebabkan penyakit. Tetapi jika kita sering terpapar matahari ternyata berbahaya bagi kesehatan kulit kita.
Radiasi UV dapat menyebabkan terjadinya penuaan dini dqn kqnker kulit. Proses penuaan yang terjadi akibat sinar matahari disebut Photoaging, dimana kulit yang mengalami Photoaging akan menjadi kasar,keing,berkeriput,timbulnya noda hitan (flek),kelenturan kulit berkurang sehingga orang yang seringa mengalami paparan matahari yang berlebihan akan terlihat lebih tua dari usianya. Meski bahaya dari paparan sinar matahari , sayanfnya masih banyak di antara kita yang kurang serius melindungi kulit dari sengatan sinar matahari
Di kutip dari majala Media AAM edisi 41-2012 Hal. 11
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...