Tampilkan postingan dengan label ASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ASI. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 April 2013

ASI EKSKLUSIF

Pengertian

        ASI Eksklusif adalah pemberian ASI tanpa makanan dan minuman tambahan lain pada bayi berumur 0-6 bulan. Bahkan air putih tidak diberikan dalam tahap ASI Eksklusif . Pada tahun 2010 WHO menyatakan bahwa ASI Eksklusif selama 6 bulan pertama hidup bayi adalah yang terbaik. Dengan demikian, ketentuan sebelumnya bahwa ASI Eksklusif itu cukup 4 bulan sudah tidak berlaku lagi

Bagaimana mencapai ASI Eksklusif
  1. Menyusui dalam 1 jam setelah kelahiran
  2. Meyusui secara eksklusif hanya ASI. Artinya tidak ditambah makanan atau minman lain,bahkan air putih sekalipun
  3. Menyusui kapanpun bayi meminta (on – demand), sesering yang bayi mau,siang dan malam.
  4. Tidak menggunakan botol susu ataupun empeng.
  5. Mengeluarkan ASI dengan memompa atau memeah dengan tangan,disaat tidak bersama anak.
  6. Mengendalikan emosi dan pikira tenang 

          Pemberian makanan setelah bayi berumur 6 bulan memberikan perlindungan lebih besar dari berbagai penyakit.hal ini disebabkan karena imun bayi < 6 bln belum sempurna.pemberian MP-ASI dini sam saja dengan membuka pintu gerbang masuknya berbagai jenis kuman.belum lagi jika tidak disajikan higienis.hasil riset terakhir dari peneliti di indonesia menunjukkan bahwa bayi yang mendapatkan MP-ASI sebelum ia berumur 6 bulan,lebih bnyak terserang diare,sembelit,batuk,pilek,dan panas di bandingkan bayi yang hanya mendapatkan ASI eksklusif.belum lagi penelitian dari badan kesehatan dunia lainnya. Saat bayi berumur 6 bulan ke atas saluran pencernaannya sudah mulai sempurna dan siap menerima MP-ASI.beberapa enzim pemecah protein seperti asam lambung,pepsin,lipase,enzim 68anting68,dst.baru akan di prouki sempurna pada saat dia berumur 6 bulan. Mengurngi resiko terkena alergi akibat pada makanan.saat bayi berumur lebih 6 bulan,sel-sel disekitar usus belum ada yang masuk dan siap untuk kandungan dari makanan.sehingga dapat menyebabka reaksi  imun dan tejadi alergi. Menunda pemberian MP-ASI hingga 6 bulan melindugi bayi dari obesitas di kemudian hari.proses pemecahan sari-sari makananyang belum sempurna.pada beberapa kasus yang ekstrim ada juga yang perlu tindakan bedahakibat pemberian MP-ASI terlalu dini.dan banyak sekali alasan lainnya mengapa MP-ASI baru boleh di perkenalkan pada anak setelah ia umur 6 bulan

Minggu, 21 April 2013

ASUHAN IBU NIFAS DENGAN BENDUNGAN ASI


Pembendungan ASI menurut Pritchar (1999) adalah pembendungan air susu karena penyempitan duktus lakteferi atau oleh kelenjar-kelenjar tidak dikosongkan dengan sempurna atau karena kelainan pada puting susu (Buku Obstetri Williams) 
Keluhan ibu menurut Prawirohardjo, (2005) adalah payudara bengkak, keras, panas dan nyeri. Penanganan sebaiknya dimulai selama hamil dengan perawatan payudara untuk mencegah terjadinya kelainan. Bila terjadi juga, maka berikan terapi simptomatis untuk sakitnya (analgetika), kosongkan payudara, sebelum menyusui pengurutan dulu atau dipompa, sehingga sumbatan hilang. Kalau perlu berikan stilbestrol atau lynoral tablet 3 kali sehari selama 2-3 hari untuk membendung sementara produksi ASI. 
Kepenuhan fisiologis menurut Rustam (1998) adalah sejak hari ketiga sampai hari keenam setelah persalinan, ketika ASI secara normal dihasilkan, payudara menjadi sangat penuh. Hal ini bersifat fisiologis dan dengan penghisapan yang efektif dan pengeluaran ASI oleh bayi, rasa penuh tersebut pulih dengan cepat. Namun dapat berkembang menjadi bendungan. Pada bendungan, payudara terisi sangat penuh dengan ASI dan cairan jaringan. Aliran vena limpatik tersumbat, aliran susu menjadi terhambat dan tekanan pada saluran ASI dengan alveoli meingkat. Payudara menjadi bengkak, merah dan mengkilap. 


Rabu, 17 April 2013

Ibu Hamil Memerlukan Perhatian Khusus


 Makanan Ibu Hamil

  1. Selama hamil makanan harus lebih banyak 1-2 piring. 
  2. Ibu hamil perlu merawat payudara, mengatur kegiatan, cukup istirahat, menghindari kerja keras/ kelelahan, memeriksakan kehamilan secara teratur. 
  3. Makanan harus mengandung gizi, buah dan sayuran berwarna.

Pemeriksaan kehamilan

  1. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui keadaan kehamilan, jika ada kelainan segera diketahui.
  2. Ibu hamil perlu mengkonsumsi tablet tambah darah, mendapatkan suntikan imunisasi anti tetanus (TT/Tetanus Toxoid). 
  3. Pemeriksaan sedikitnya 1x waktu usia kehamilan < dari 3 bulan, 1x usia kehamilan 3 – 6 bln & 2x usia kehamilan 6 – 9 bulan.

 Perawatan payudara

  1. Perawatan payudara dilakukan setiap hari sebelum mandi dengan cara pengurutan dari pangkal payudara kearah puting susu, puting susu ditarik-tarik keluar dan diputar-putar diakhiri dengan gerakan memijat air susu keluar. 
  2. Diharapkan setelah melahirkan ASI banyak keluar , putting mudah dihisap & tidak lecet serta dapat menyusui dengan aman.


Senin, 15 April 2013

Manfaat Menyusui


Manfaat menyusui ada 6 yaitu :

  • Mempercepat pengecilan kandungan
  • Kesempatan untuk mencurahkan kasih sayang.
  • Mencegah kanker payudara.
  • Ekonomis
  • Praktis
  • Bersih

Cara menyusui

  • Puting susu dibersihkan waktu mandi / saat akan mandi.
  • Mulut bayi menghisap puting susu.
  • Bayi disusui dengan payudara kanan-kiri bergantian.

Makanan ibu pada masa menyusui

  • Setiap hari makan 1-2 piring lebih banyak.
  • Minum 6 gelas lebih banyak dari biasanya.
  • Banyak makan sayuran hijau tua ( daun katuk, daun mengkudu).


Kelainan masa nifas/ masa menyusui

  • Kejang/kaki bengkak
  • Keluar darah / cairan bau dari jalan lahir.
  • Demam
  • Payudara sakit dan nyeri

Pengaturan setelah kehamilan
Jarak kehamilan anak ke-2, umur anak I 3- 5 tahun,dalam merencanakan saat yang tepat untuk hamil lagi, suami istri dapat ber-KB.

Kamis, 11 April 2013

ASUHAN KEBIDANAN IBU NIFAS DENGAN ASI TIDAK KELUAR,BAYI TIDAK MAU MENYUSU TERHADAP Ny. D DI BPS PERMATA BUNDA

Segera susui bayi maksimal setengah jam pertama setelah persalinan. Hal ini merupakan titik awal yang penting apakah bayi nanti akan cukup mendapatkan ASI atau tidak. Ini di dasari oleh peran hormon pembuat ASI, antara lain hormon prolaktin. Hormon prolaktin dalam peredaran darah ibu akan menurun setelah satu jam persalinan yang disebabkan oleh lepasnya plasenta.
Sebagai upaya untuk tetap mempertahankan prolaktin untuk terus memproduksi ASI. Kosongnya simpanan ASI mengakibatkan semakin besar produksinya untuk mengisi ketika “lumbung” ASI yang kosong dan hornon prolaktin akan terus tinggi dalam peredaran darah. Apabila bayi tidak menghisap puting susu pada setengah jam persalinan, hormon prolaktin akan turut dan sulit merangsang sehingga ASI baru akan keluar pada hari ketiga atau lebih. (Hubertin Sri. 2004)

Download
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...