Selasa, 30 April 2013

Asuhan Kebidanan




Asuhan kebidanan adalah urutan pengambilan keputusan dan tindakan yang dilakukan oleh bidan kepada klien yang mempunyai kebutuhan/masalah sesuai dengan wewenang dan ruang lingkup praktiknya dalam bidang kesehatan ibu masa hamil, masa persalinan, nifas, bayi setelah lahir serta keluarga berencana 

Asuhan kebidanan didasarkan ilmu dan kiat kebidanan, perumusan diagnosa dan atau masalah kebidanan, perencanaan, implementasi, evaluasi, dan pencatatan asuhan kebidanan.


FILOSOFI ASUHAN KEHAMILAN

Filosofi adalah  pernyataan mengenai keyakinan dan nilai/value yang dimiliki yang berpengaruh terhadap perilaku seseorang/kelompok (Pearson & Vaughan, 1986 cit. Bryar, 1995:17). Filosofi asuhan kehamilan menggambarkan keyakinan yang dianut oleh bidan dan dijadikan sebagai panduan yang diyakini dalam memberikan asuhan kebidanan pada klien selama masa kehamilan. Dalam filosofi asuhan kehamilan ini dijelaskan beberapa keyakinan yang akan mewarnai asuhan itu.
1. Kehamilan merupakan proses yang alamiah
Perubahan-perubahan yang terjadi pada wanita selama kehamilan normal adalah bersifat fisiologis, bukan patologis. Oleh karenanya, asuhan yang diberikan pun adalah asuhan yang meminimalkan intervensi. Bidan harus memfasilitasi proses alamiah dari kehamilan dan menghindari tindakan-tindakan yang bersifat medis yang tidak terbukti manfaatnya.
2. Asuhan kehamilan mengutamakan kesinambungan pelayanan (continuity of care)
Sangat penting bagi wanita untuk mendapatkan pelayanan dari seorang  profesional yang sama atau dari satu team kecil tenaga profesional, sebab dengan begitu maka perkembangan kondisi mereka setiap saat akan terpantau dengan baik selain juga mereka menjadi lebih percaya dan terbuka karena merasa sudah mengenal si pemberi asuhan (Enkin, 2000).
3. Pelayanan yang terpusat pada wanita (women centered) serta keluarga (family centered)
Wanita (ibu) menjadi pusat asuhan kebidanan dalam arti bahwa asuhan yang diberikan harus berdasarkan pada kebutuhan ibu, bukan kebutuhan dan kepentingan bidan. Asuhan yang diberikan hendaknya tidak hanya melibatkan   ibu hamil  saja melainkan juga keluarganya, dan itu sangat penting bagi ibu sebab keluarga menjadi bagian integral/tak terpisahkan dari ibu hamil. Sikap, perilaku, dan kebiasaan ibu hamil sangat dipengaruhi oleh keluarga. Kondisi yang dialami oleh ibu hamil juga akan mempengaruhi seluruh anggota keluarga. Selain itu, keluarga  juga merupakan unit sosial yang terdekat dan dapat memberikan dukungan yang kuat bagi anggotanya. (Lowdermilk, Perry, Bobak, 2000). Dalam hal pengambilan keputusan haruslah merupakan kesepakatan bersama antara ibu, keluarganya, dan bidan,  dengan ibu sebagai penentu utama dalam proses pengambilan keputusan. Ibu mempunyai hak untuk memilih dan memutuskan kepada siapa dan dimana ia akan memperoleh pelayanan kebidanannya.
4. Asuhan kehamilan menghargai hak ibu hamil untuk berpartisipasi dan memperoleh pengetahuan/pengalaman yang berhubungan dengan kehamilannya
Tenaga profesional kesehatan tidak mungkin terus menerus mendampingi dan merawat ibu hamil, karenanya ibu hamil perlu mendapat informasi  dan pengalaman agar dapat merawat diri sendiri secara benar. Perempuan harus diberdayakan untuk mampu mengambil keputusan tentang kesehatan diri  dan keluarganya melalui tindakan  KIE dan konseling yang dilakukan bidan.

ASUHAN KEBIDANAN INC PATOLOGI KOMPREHENSIF PADA NY “ R ” USIA KEHAMILAN 26 MINGGU T/H/INYTRA UTERINE,LETKEP DENGAN PARTUS PREMATURUS


Sampai saat ini mortalitas dan morbiditas neonatus pada bayi prematur masih sangat tinggi. Hal ini berkaitan dengan maturitas organ pada bayi lahir seperti paru, otak dan gastro intestinal. Penyebab persalinan preterm sering dapat dikenali dengan jelas, namun pada banyak kasus penyebab pasti tidak dapat diketahui. Beberapa faktor mempunyai andil dalam terjadinya persalinan preterm seperti faktor pada ibu, janin dan plasenta maupun faktor lain seperti sosioekonomi.

Pendekatan obstetri yang baik terhadap persalinan pretrm akan memberikan harapan terhadap ketahanan hidup dan kualitas hidup bayio pretm. Dibeberapa negara maju angka kematian neonatal pada persalinan prematur menunjukkan penurunan yang umumnya isebabkan oleh meningkatnya peranan neonatal intensive care dan akses yang lebih baik dan pelayanan ini.

Minggu, 28 April 2013

BERBAGAI PENYAKIT LANSIA

YG UMUM DIKELUHKAN DI POJOK GIZI
  1. REMATIK
  2. HIPERTENSI
  3. JANTUNG KORONER
  4. DIABETES
  5. OSTEOPOROSIS
  6. MALNUTRISI
  7. KATARAK
  8. ANEMIA
  9. ANOREKSIA

REMATIK (RADANG SENDI /ARTRITIS)

  • Keluhan yg umum : sendi & alat gerak terasa nyeri, rasa kaku dan lemah
  • Disarankan tdk terlalu banyak melakukan aktivitas yg membebani anggota badan. Penderita gemuk perlu menurunkan BB.

HIPERTENSI

  • Studi menunjukkan sejitar 40 % penderita hipertensi memiliki kadar kolesterol tinggi
  • Beberapa faktor penyebab : keturunan, suka makanan asin, BB lebih, kurang aktifitas fisik dan faktor mental (stress)

JANTUNG KORONER

  • Beberapa penelitian menunjukkan  kadar kolesterol darah begitu kuat pengaruhnya terhadap resiko terkena jantung koroner
  • Radikal bebas mengubah lemak LDL di dlm dinding pembuluh darah  menjadi lemak busuk. Plak


DIABETES MELITUS
Kecenderungan diabetes mulai meningkat pd usia 30 tahun
Gejala Khas : - Trias poli (poli uria, polidipsia, polifagia)
                           - Lemas, BB turun, dan sering kesemutan


Jumat, 26 April 2013

ASUHAN KEBIDANAN IBU BERSALIN KOMPREHENSIF PADA NY “ D ” G1P00000 USIA KEHAMILAN 32 MINGGU I/ T /H DENGAN INPARTU KALA I FASE LATEN

Kelahiran adalah  proses dimana janin dan ketuban didorong keluar melalui jalan lahir. Persalinan adalah  proses membuka dan menipisnya servik dan janin turun ke dalam  jalan lahir.
          Persalinan dan kelahiran normal adalah  proses pengeluaran janin yang terjadi pada kehamilan cukup bulan (37-42 minggu) lahir spontan dengan presentasi belakang kepala yang berlangsung dalam  waktu ± 18 jam, tanpa komplikasi baik pada ibu atau janin.
          Tujuan asuhan persalinan yaitu memberikan asuhan yang memadai selama persalinan dalam  upaya mencapai pertolongan persalinan yang bersih yakni yang terjaga kestrelinnya dan aman yakni menghindari terjadinya infeksi serta komplikasi. dengan memperhatikan aspek sayang ibu dan bayi serta bagian tersebut dimasukkan dalam  persalinan bersih dan aman termasuk hadirnya keluarga atau orang yang memberi dukungan bagi ibu. 

ASUHAN KEBIDANAN IBU BERSALIN KOMPREHENSIF PADA NY “ S ” G1P00000 USIA KEHAMILAN 40 MINGGU I/ T /H DENGAN INPARTU KALA I FASE LATEN

Persalinan dan kelahiran normal adalah  proses pengeluaran janin yang terjadi pada kehamilan cukup bulan (37-42 minggu) lahir spontan dengan presentasi belakang kepala yang berlangsung dalam  waktu ± 18 jam, tanpa komplikasi baik pada ibu atau janin. Sedangkan yang dimaksud dengan Fase laten didalam persalinan yakni diman pembukaan serviks berlangsung lambat sampai pembukaan 3 cm dan berlangsung dalam 7-8 jam. Pada fase laten ini bisa saja terjadi yakni Fase laten memanjang, yang dimaksud dengan fase laten memanjang ini adalah pembukaan serviks sampai 3 cm berlangsung lebih dari 8 jam, Fase laten memanjang ini dapat menyebabkan komplikasi pada ibu yakni terjadi pendarahan, sedangkan komplikasi yang mungkin terjadi pada bayi yakni Asfiksia sampai bayi meninggal.
Tujuan asuhan persalinan yaitu memberikan asuhan yang memadai selama persalinan dalam  upaya mencapai pertolongan persalinan yang bersih yakni yang terjaga kestrelinnya dan aman yakni menghindari terjadinya infeksi serta komplikasi. dengan memperhatikan aspek sayang ibu dan bayi serta bagian tersebut dimasukkan dalam  persalinan bersih dan aman termasuk hadirnya keluarga atau orang yang memberi dukungan bagi ibu sehingga menghindari omplikasi yang mungkin terjadi.

Kamis, 25 April 2013

Blog ini

Cuma blog yang ingin berbagi. Yaaa meskipun masih acak-acakan. tapi diusahakan lebih baik kok. bagi para mahasiswa kebidanan, keperawatan. Saya usahakan memperlengkap asuhan keperawatan sebagai referensi .kalau ada link mati atau salah bisa di comment yaaa...







Salam Sehat

ASUHAN KEBIDANAN ANAK SEHAT KOMPREHENSIF PADA BY “ M ” UMUR 3 BULAN DENGAN IMUNISASI DPT COMBO 2 + POLIO 3


Pertahanan tubuh merupakan suatu sistem kekebalan tubuh yang terdiri dari suatu sistem interaksi yang kompleks yang mempunyai tujuan untuk menidentifikasi adanya mikroba yang masuk kedalam tubuh ( antigen ). Tubuh manusia setelah kemasukan suatu mikroorganisme akan mengadakan suatu perlawanan yang disebut respon imun. Didalam tubuh akan berkembang sistem imun yang menghasilkan molekul protein yang disebut antibodi, antibodi bersifat spesifik untuk sel tertentu dan mempunyai tujuan fasilitas eliminasi benda asing. Antibodi ini biasanya dimasukkan kedalam tubuh manusia terutama bayi dan balita sehingga diharapkannantinya dapat membentuk antibodi. Didalam tubuh manusia terdapat dua sistem pertahanan yaitu sistem pertahanan tubuh hormonal dan sistem pertahanan celuler. Sistem pertahanan tubuh hormonal dan sistem Immunoglobulin terdiri dari Ig A, Ig M, Ig G, Ig E, dan Ig D yang menghasilkan Cell Memory.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...