Rabu, 24 Oktober 2012

Kandungan Nutrisi dan Kalori dalam ASI


Kandungan nutrisi dan kalori dalam ASI dapat bervariasi, tergantung berapa lama bunda telah menyusui, apakah menyusui di pagi hari atau siang atau malam hari, jarak antar menyusui dan frekuensi menyusui, serta pola dan jenis makanan yang bunda konsumsi. ASI mengandung lebih dari 200 zat yang sudah diketahui di dunia ilmu pengetahuan. Beberapa diantaranya akan dibahas dalam artikel ini yang disadur dari tulisan Gwen Dewar di parentingscience.com.

ASI mengandung air, karbohidrat (mayoritas laktosa), protein dan lemak dengan berbagai variasi komposisi. Berdasarkan sebuah penelitian di Inggris, 100 mL ASI mempunyai sekitar 70 kalori untuk jumlah lemak sekitar 4,2 g. Lemak berkontribusi tinggi terhadap jumlah kalori yang terkandung dalam ASI. Jika dibandingkan dengan susu yang dihasilkan oleh mamalia lain, ASI mempunyai kadar lemak dan protein yang lebih rendah.

    Manusia: lemak 3,8%; protein 1%; laktosa 7%
    Sapi: lemak 3,7%; protein 3,4%; laktosa 4,8%
    Tikus: Lemak 10,3%; protein 8,4%; laktosa 2,6%
    Kelinci: lemak 18,3%; protein 13,9%; laktosa 2,6%

KOLOSTRUM

Rata-rata sampel air susu ibu yang dikumpulkan selama 24 jam mengandung :

1.      Protein 8,5 %

2.      Lemak 2,5 %

3.      Karbohidrat 3,5 %

4.      Garam mineral 0,4 %

5.      Air 85.1 %

6.      Carposkulum kolostrum

7.      Leukosit

8.      Sisa-sisa epitel yang mati

9.      Vitamin A, B ,C ,D ,E dan vitamin K yang sangat sedikit.



LEMAK
Lemak diperlukan untuk metabolisme vitamin. Jadi asupan lemak yang sedikit akan berdampak pada kekurangan vitamin. Selain itu, ASI mengandung asam lemak polyunsaturated rantai panjang (long chain polyunaturated fatty acid -- LCP), yang terkenal adalah asam docosahexanoic (DHA). DHA membantu otak memproduksi myelin, selubung serat saraf. Otak bayi yang disusui ASI memiliki konsentrasi DHA lebih tinggi daripada otak bayi diberi susu formula (Makrides et al 1994). Kolesterol juga berperan penting dalam perkembangan otak bayi untuk memproduksi myelin (Tambak 2003). Lemak dalam ASI juga dilengkapi dengan enzim lipase.





PROTEIN
Ada dua jenis protein dalam ASI, yaitu 'casein' dan 'whey'. 'casein' berubah menjadi gumpalan dalam perut, sementara 'whey' tetap cair dan lebih mudah dicerna. ASI mengandung sekitar 60% protein 'whey', sementara susu sapi hanya mengandung 18%. Hal ini yang membuat susu formula yang biasanya dari susu sapi menjadi lebih susah dicerna dibandingkan ASI. Protein berfungsi sebagai zat pembangun otot dan tulang. Selain itu, protein juga berfungsi sebagai pertahanan terhadap patogen. Sebagai contoh, imunoglobulin A (IgA) adalah protein yang menyerang virus di pernapasan, bakteri, dan parasit usus.



GARAM MINERAL

Air susu oibu mengandung zat besi (fe) dalam bentuk senyawa sederhana sehingga mudah diserap oleh usus halus. Jenis mineral yang terkandung dalam asi yaitu senyawa zink, zn. Senyawa mineral ini sangat dibutuhkan oleh tubuh bayi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan. Karna senyawa zink berperan sebagai katalisator( pemacu ) pada proses metabolism didalam tubuh.





VITAMIN

Air susu ibu mengandung beberapa jenis vitamin,yaitu antara lain vitamin A, karotin, vitamin B, vit K,vit C, biotin, kolin, asam folat, inositol, asam nikotinat, asam panthotenat, pridoksin ( vit B3 ) riboflavin( vit B2), tiamin (vit B1), dan sianokobalamin (B12).



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...